CINTA

  Cinta tak memberikan apa-apa, kecuali, Keseluruhan dirinya, utuh penuh Pun tak mengambil apa-apa, kecuali dari Dirinya sendiri Cinta takmemiliki ataupun dimiliki, Karena cinta telah cukup untuk cinta (Khalil Gibran)    


Selengkapnya ...

Profil Ringkas Agama Baha'i

Bahá’u’lláh, the latest of these Messengers, brought new spiritual and social teachings for our time. His essential message is of unity. He taught the oneness of God, the oneness of the human family, and the oneness of religion. Bahá'u'lláh said, “The earth is but one country and mankind its citizens,” and...


Selengkapnya ...

Beredar, Copy Surat Penjelasan Menteri Agama RI

Telah beredar copy surat penjelasan mengenai keberadaan Agama Baha'i di Indonesia. Cahaya, Tangerang - Surat dari menteri Agama RI dengan nomor MA/276/2014, tertera Jakarta, 27 Juli 2014 ini ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri RI. Sebagai jawaban atas surat nomor 450/1581/SJ yang menanyakan perihal Agama Baha'i di Indonesia.


Selengkapnya ...

Pernyataan Klarifikasi

  Jakarta, 27 Oktober 2009 PEMBERITAHUAN RESMI MENGENAI AGAMA BAHA'I Terkait dengan berita yang beredar baik di media maupun masyarakat kami atas nama masyarakat Agama Bahá’í di Indonesia ingin menyampaikan beberapa hal untuk mengklarifikasi informasi yang tidak akurat yang tersebar tentang Agama kami, agar hendaknya pemberitaan dan pembahasan yang terjadi akibat kesalahan informasi...


Selengkapnya ...

Mengundang Peran Serta

Cahaya, di awal penerbitannya ingin mewujudkan sebuah Media Sehat, media yang dilandasi dengan kebebasan berfikir dan berpendapat namun bertanggung jawab terutama terhadap moral. Karena keyakinan dan harapan serta optimisme akan perbaikan dunia dan tercapainya perdamaian yang maha agung itu berpangkal pada etika berperilaku, spiritualitas dan kerohanian.  


Selengkapnya ...

SEJARAH RINGKAS AGAMA BAHA’I

Bahá’u’lláh (yang berarti Kemuliaan Tuhan) adalah Pembawa Wahyu Agama Bahá’í. Pada tahun 1863, Ia mengumumkan misi-Nya untuk menciptakan kesatuan umat manusia serta mewujudkan keselarasan di antara agama-agama. Dalam perjalanan-Nya di sebagian besar kerajaan Turki, Bahá’u’lláh banyak menulis wahyu yang diterima-Nya dan menjelaskan secara luas tentang keesaan Tuhan, kesatuan agama serta...


Selengkapnya ...
0123456789